Rabu, 16 November 2016

Kesadisan Dalam Film Thriler

     Nonton film thriler itu berbeda sensasinya dengan nonton film horor, meskipun mereka sebenarnya saling terkait, makanya tidak jarang film yang mengusung 2 genre ini sekaligus Sebenarnya apa perbedaan Thriller dengan Horror? Menurut saya kalau Horor itu seperti film yang ada hantu-hantunya yang bisa bikin kamu takut ke kamar mandi atau gak bisa tidur selepas nonton film genre horor, dan biasanya efek rasa takutnya hanya sesat, nah kalau nonton film thriler itu sendiri biasanya lari ke efek psikis karena adegan-adegan yang di tampilan biasanya tidak jauh dari potong memotong bagian tubuh atau biasa kita sebut mutilasi, Ihhhh sedis banget kan...

Menurut kalian film genre thriller apa yang paling sadis ? Kalau saya pribadi akan menjawab film dengan judul “The Human Centipede”. Film fenomenal asal Belanda ini di rilis pada tahun 2009, Actually, inilah film yang membuat saya kepikiran jika membahas tentang film thrileri. GILA! Itulah yang pertama kali terlintas di pikiran saya waktu tahu konsep dari film The Human Centipede. Mendengar hal itu, imajinasi liar saya langsung mengawang tidak karuan. Membayangkan kegilaan yang terjadi dengan ide sintingnya Tom Six. Bagaimana tidak, kumpulan manusia digabung jadi satu seperti kelabang. Dilakukan lagi sama orang sinting yang super psiko. Caranya, tulang engsel lutut orang dipatahin biar jalannya merangkak, terus dihabisin semua giginya, kemudian mulutnya dijahit dan disambungin sama pantat orang di depannya, begitu terus sampai orang paling belakang. Duh ngebayanginnya aja sudah bisa bikin muntah huekkk … !!

Tidak puas sampai disitu sang sutradara Tom Six dalam The Human Centipede 3, Six memindahkan settingnya ke sebuah penjara yang tidak beruntung. Saat kapasitas penjara yang semakin menyempit akibat terlalu banyaknya narapidana, ilmuan gila bernama Bill Boss (Dieter Laser) datang menawarkan solusi terbaik kepada sang Gubernur. Ia bersama rekannya menawarkan untuk memberikan hukuman kepada narapidana, sekaligus menghemat tempat dan biaya operasional di penjara tersebut dengan cara : menyambung 500 orang narapidana menjadi “manusia kelabang”.

Film yang memiliki 3 sekuel ini katanya sempet dicekal/dilarang tayang oleh beberapa negara. Alasannya banyak, salah satunya adalah film-film tersebut mengandung banyak adegan kekerasan sadis, brutal dan menjijikan yang sangat mengganggu dan ditampilkan secara eksplisit. Ya, tanpa perlu dijelaskan lagi adegan-adegan seperti itu memang menimbulkan efek sendiri (disturbing). Entah itu ngilu, ngeri, mual bahkan sampai muntah. Tapi biarpun begitu, tipe film-film seperti itu punya fans-nya sendiri. Dan nonton box office genre thriler kayak begitu bagi mereka menjadi sebuah kenikmatan tersendiri. *saya tidak termasuk loh... tapi nyatanya saya sudah nonton 3 film dari The Human Centipede tersebut hehehe, meskipun saat nonton pasti kalian merasa mual-mual.


Pernah saya baca tapi lupa entah dimana katanya Inspirasi dan ide cerita dari film the human centipede ini didapat oleh Tom Six sang sutradara saat ia sedang bercanda dengan temannya, bahwa ia akan menghukum pelaku kejahatan yg menganiaya anak anak dengan menjahit mulutnya ke anus. Lalu kemudian ia mulai mengembangkan idenya untuk menuangkannya menjadi sebuah film. Jadi saya sarankan bagi kalian yang tidak biasa menonton adegan-adegan sadis lebih baik tidak menonton film ini. Tapi jika kalian penggemar film-film dengan genre thriler dan horor kalian juga bisa nonton film thriller box office subtitle Indonesia dengan genre horor lainnya.

1 komentar:

Comments system

Disqus Shortname